SURAT (PENGERTIAN, FUNGSI, PERANAN) - BAHASA INDONESIA 2

Surat adalah alat komunikasi penyampaian informasi secara tertulis dari satu pihak ke pihak lain. Informasi yang disampaikan tersebut dapat berupa pemberitahuan, pernyataan, pertanyaan, permintaan, laporan, pemikiran, sanggahan, kritikan dan sebagainya.

LAPORAN (PENGERTIAN, FUNGSI, MAMFAAT, CIRI, JENIS) - BAHASA INDONESIA 2

Laporan adalah suatu bentuk penyampaian berita, keterangan, pemberitahuan ataupun pertanggungjawaban baik secara lisan maupun secara tertulis dari bawahan kepada atasan sesuai dengan hubungan wewenang (authority) dan tanggung jawab (responsibility) yang ada antara mereka. Salah satu cara pelaksanaan komunikasi dari pihak yang satu kepada pihak yang lainnya.

KARANGAN (PENGERTIAN, MENURUT AHLI, JENIS) - BAHASA INDONESIA 2

Karangan adalah bentuk tulisan yang mengungkapkan pikiran dan perasaan pengarang dalam satu kesatuan tema yang utuh.

Perbedaan antara "AROUND THE COMPUTER" dan "THROUGH THE COMPUTER"

Yaitu audit terhadap suatu penyelenggaraan sistem informasi berbasis komputer tanpa menggunakan kemampuan dari peralatan itu sendiri. Audit terjadi sebelum dilakukan pemeriksaan secara langsung terhadap data ataupun program yang ada didalam program itu sendiri.

UNIVERSITAS GUNADARMA

COLORING THE GLOBAL FUTURE

Selasa, 15 Maret 2016

PENGERTIAN PROFESI DAN PROFESIONALISME

Pernah mendengar apa itu profesi, profesionalisme akan tetapi belum paham betul sebenarnya dari maksud kata tersebut. Untuk menjawab beberapa pertanyaan yang timbul di dalam hati ini saya akan sedikit menjelaskan melalui artikel saya di situs pendidikan ini tentang pengertian profesi & profesionalisme

Mungkin bagi beberapa orang merasa ini tidak penting namun perlu kita ketahui bahwa kata tersebut dapat menjadi acuan tingkat kinerja kita. Sebagaiman kita menyikapi pekerjaan kita terlebih dalam tanggung jawab yang akan kita terima sesuai dengan pekerjaan yang kita jalani. Baiklah langsung saja kita kita bahas tema kita hari ini.


1. Profesi 

Berikut ini adalah pengertian dan definisi profesi:

SCHEIN, E.H (1962) 
Profesi adalah suatu kumpulan atau set pekerjaan yang membangun suatu set norma yang sangat khusus yang berasal dari perannya yang khusus di masyarakat

HUGHES, E.C (1963) 
Perofesi menyatakan bahwa ia mengetahui lebih baik dari kliennya tentang apa yang diderita atau terjadi pada kliennya

DANIEL BELL (1973) 
Profesi adalah aktivitas intelektual yang dipelajari termasuk pelatihan yang diselenggarakan secara formal ataupun tidak formal dan memperoleh sertifikat yang dikeluarkan oleh sekelompok / badan yang bertanggung jawab pada keilmuan tersebut dalam melayani masyarakat, menggunakan etika layanan profesi dengan mengimplikasikan kompetensi mencetuskan ide, kewenangan ketrampilan teknis dan moral serta bahwa perawat mengasumsikan adanya tingkatan dalam masyarakat

PAUL F. COMENISCH (1983) 
Profesi adalah "komunitas moral" yang memiliki cita-cita dan nilai bersama
KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA
Profesi adalah bidang pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian (ketrampilan, kejuruan, dan sebagainya) tertentu

K. BERTENS 
Profesi adalah suatu moral community (masyarakat moral) yang memiliki cita-cita dan nilai-nilai bersama

SITI NAFSIAH 
Profesi adalah suatu pekerjaan yang dikerjakan sebagai sarana untuk mencari nafkah hidup sekaligus sebagai sarana untuk mengabdi kepada kepentingan orang lain (orang banyak) yang harus diiringi pula dengan keahlian, ketrampilan, profesionalisme, dan tanggung jawab

DONI KOESOEMA A 
Profesi merupakan pekerjaan, dapat juga berwujud sebagai jabatan di dalam suatu hierarki birokrasi, yang menuntut keahlian tertentu serta memiliki etika khusus untuk jabatan tersebut serta pelayananbaku terhadap masyarakat

#Dapat disimpulkan:
Profesi merupakan suatu jabatan atau pekerjaan yang menuntut keahlian atau keterampilan dari pelakunya. Biasanya sebutan “profesi” selalu dikaitkan dengan pekerjaan atau jabatan yang dipegang oleh seseorang, akan tetapi tidak semua pekerjaan atau jabatan dapat disebut profesi karena profesi menuntut keahlian para pemangkunya. Hal ini mengandung arti bahwa suatu pekerjaan atau jabatan yang disebut profesi tidak dapat dipegang oleh sembarang orang, akan tetepi memerlukan suatu persiapan melelui pendidikan dan pelatihan yang dikembangkan khusus untuk itu.

Pekerjaan tidak sama dengan profesi. Istilah yang mudah dimengerti oleh masyarakat awam adalah: sebuah profesi sudah pasti menjadi sebuah pekerjaan, namun sebuah pekerjaan belum tentu menjadi sebuah profesi. Profesi memiliki mekanisme serta aturan yang harus dipenuhi sebagai suatu ketentuan, sedangkan kebalikannya, pekerjaan tidak memiliki aturan yang rumit seperti itu. Hal inilah yang harus diluruskan di masyarakat, karena hampir semua orang menganggap bahwa pekerjaan dan profesi adalah sama.
2. Profesionalisme 

Berikut ini adalah pengertian dan definisi profesionalisme:

KIKI SYAHNARKI
Profesionalisme merupakan "roh" yang menggerakkan, mendorong, mendinamisasi dan membentengi TNO dari tendensi penyimpangan serta penyalahgunaannya baik secara internal maupun eksternal

DONI KOESOEMA A 
Profesionalisme merupakan salah satu cara bagi guru untuk merealisasikan keberadaan dirinya sebagai pendidik karakter

ONNY S. PRIJONO 
Profesionalisme merupakan kemampuan untuk memasuki ajang kompetisi sebagai antisipasi menghadapi globalisasi

PAMUDJI, 1985 
Profesionalisme memiliki arti lapangan kerja tertentu yang diduduki oleh orang - orang yang memiliki kemampuan tertentu pula

KORTEN & ALFONSO, 1981 
Yang dimaksud dengan profesionalisme adalah kecocokan (fitness) antara kemampuan yang dimiliki oleh birokrasi (bureaucratic-competence) dengan kebutuhan tugas (ask - requirement)
AHMAD BAHAR 
Profesionalisme merupakan usaha suatu kelompok masyarakat untuk memperoleh pengawasan atas sumber daya yang berhubungan dengan suatu bidang pekerjaan

AHOLIAB WATLOLY 
Profesionalisme adalah sikap seorang "profesional" atau "profi"

ABD. RAHIM ABD. RASHID 
Profesionalisme merupakan satu aspek penting dalam meningkatkan integriti sumber daya manusia

AHMAN SUTARDI & ENDANG BUDIASIH
Profesionalisme adalah wujud dari upaya optimal yang dilakukan untuk memenuhi apa-apa yang telah diucapkan, dengan cara yang tidak merugikan pihak-pihak lain, sehingga tindakannya bisa diterima oleh semua unsur yang terkait

#Dapat disimpulkan: 
Profesionalisme merupakan komitmen para anggota suatu profesi untuk meningkatkan kemampuannya secara terus menerus. “Profesionalisme” adalah sebutan yang mengacu kepada sikap mental dalam bentuk komitmen dari para anggota suatu profesi untuk senantiasa mewujudkan dan meningkatkan kualitas profesionalnya.

Dalam bekerja, setiap manusia dituntut untuk bisa memiliki profesionalisme karena di dalam profesionalisme tersebut terkandung kepiawaian atau keahlian dalam mengoptimalkan ilmu pengetahuan, skill, waktu, tenaga, sember daya, serta sebuah strategi pencapaian yang bisa memuaskan semua bagian/elemen. Profesionalisme juga bisa merupakan perpaduan antara kompetensi dan karakter yang menunjukkan adanya tanggung jawab moral.

 SUMBER 1  SUMBER 2

PENGERTIAN ETIKA

Dalam kehidupan sosial bermasyarakat, diperlukan tatacara yang baik dalam bertindak, aturan berprilaku dan sesuai dengan akhlak yang baik. Jadi etika manusia adalah cara manusia berprilaku, mengetahui hal-hal yang baik dan buruk, berperangai sesuai dengan norma dan adat. 
Etika secara etimologi berasal dari bahasa YunaniEthos” yakni adat atau kebiasaan; watak; kesusilaan; sikap; cara berpikir; akhlak. Untuk lebih jelasnya, pada kesempatan ini seputarpengetahuan.com akan membahas mengenai pengertian etika yang dipaparkan oleh para ahli terkemuka. Berikut ini pemaparannya.
Ada beberapa para ahli yang mengungkapkan pengertian-pengertian etika. Diantaranya:


  • DR. James J. Spillane SJ
    Etika ialah mempertimbangkan atau memperhatikan tingkah laku manusia dalam mengambi suatu keputusan yang berkaitan dengan moral. Etika lebih mengarah pada penggunaan akal budi manusia dengan objektivitas untuk menentukan benar atau salahnya serta tingkah laku seseorang kepada orang lain.
  • Prof. DR. Franz Magnis Suseno
    Etika merupakan suatu ilmu yang memberikan arahan, acuan dan pijakan kepada tindakan manusia. 
  • Soergarda Poerbakawatja
    Etika merupakan sebuah filsafat berkaitan dengan nilai-nilai, tentang baik dan buruknya tindakan dan kesusilaan.
  • Drs. H. Burhanudin Salam
    Mengungkapkan bahwa etika ialah suatu cabang ilmu filsafat yang berbicara tentang nilai -nilai dan norma yang dapat menentukan perilaku manusia dalam kehidupannya.
  • Drs. O.P. Simorangkir
    Menjelaskan bahwa etika ialah pandangan manusia terhadap baik dan buruknya perilaku manusia.
  • H. A. Mustafa
    Mengungkapkan etika sebagai ilmu yang menyelidiki terhadap perilaku mana yang baik dan yang buruk dan juga dengan memperhatikan perbuatan manusia sejauh apa yang telah diketahui oleh akal pikiran.
  • W.J.S. Poerwadarminto
    Menjelaskan etika sebagai ilmu pengetahuan mengenai asas-asas atau dasar-dasar moral dan akhlak.
    Etika dalam perkembangannya sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Etika memberi manusia orientasi bagaimana ia menjalani hidupnya melalui rangkaian tindakan sehari-hari. Itu berarti etika membantu manusia untuk mengambil sikap dan bertindak secara tepat dalam menjalani hidup ini. Etika pada akhirnya membantu kitauntuk mengambil keputusan tentang tindakan apa yang perlu kita lakukan dan yangpelru kita pahami bersama bahwa etika ini dapat diterapkan dalam segala aspek atau sisi kehidupan kita, dengan demikian etika ini dapat dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan aspek atau sisi kehidupan manusianya.
    TUJUAN MEMPELAJARI ETIKA

    Untuk mendapatkan konsep yang sama mengenai penilaian baik dan buruk bagi semua manusia dalam ruang dan waktu tertentu.
    PENGERTIAN BAIK
    Sesuatu hal dikatakan baik bila ia mendatangkan rahmat, dan memberikan perasaan senang, atau bahagia (Sesuatu dikatakan baik bila ia dihargai secara positif)
    PENGERTIAN BURUK
    Segala yang tercela. Perbuatan buruk berarti perbuatan yang bertentangan dengan norma-norma masyarakat yang berlaku
    CARA PENILAIAN BAIK DAN BURUK
    Menurut Ajaran Agama, Adat Kebiasaan, Kebahagiaan, Bisikan Hati (Intuisi), Evolusi, Utilitarisme, Paham Eudaemonisme, Aliran Pragmatisme, Aliran Positivisme, Aliran Naturalisme, Aliran Vitalisme, Aliran Idealisme, Aliran Eksistensialisme, Aliran Marxisme, Aliran Komunism.

    PENGERTIAN PROFESI
    Belum ada kata sepakat mengenai pengertian profesi karena tidak ada standar pekerjaan/tugas yang bagaimanakah yang bisa dikatakan sebagai profesi. Ada yang mengatakan bahwa profesi adalah “jabatan seseorang walau profesi tersebut tidak bersifat komersial”.  Secara tradisional ada 4 profesi yang sudah dikenal yaitu kedokteran, hukum, pendidikan, dan kependetaan.
    PROFESIONALISME
    Biasanya dipahami sebagai suatu kualitas yang wajib dipunyai oleh setiap eksekutif yang baik. Ciri-ciri profesionalisme:
    1. Punya ketrampilan yang tinggi dalam suatu bidang serta kemahiran dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yang bersangkutan dengan bidang tadi
    2. Punya ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka di dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan
    3. Punya sikap berorientasi ke depan sehingga punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkungan yang terbentang di hadapannya
    4. Punya sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain, namun cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya
    CIRI KHAS PROFESI
    Menurut Artikel dalam International Encyclopedia of education, ada 10 ciri khas suatu profesi, yaitu:
    1. Suatu bidang pekerjaan yang terorganisir dari jenis intelektual yang terus berkembang dan diperluas
    2. Suatu teknik intelektual
    3. Penerapan praktis dari teknik intelektual pada urusan praktis
    4. Suatu periode panjang untuk pelatihan dan sertifikasi
    5. Beberapa standar dan pernyataan tentang etika yang dapat diselenggarakan
    6. Kemampuan untuk kepemimpinan pada profesi sendiri
    7. Asosiasi dari anggota profesi yang menjadi suatu kelompok yang erat dengan kualitas komunikasi yang tinggi antar anggotanya
    8. Pengakuan sebagai profesi
    9. Perhatian yang profesional terhadap penggunaan yang bertanggung jawab dari pekerjaan profesi
    10. Hubungan yang erat dengan profesi lain
    TUJUAN ETIKA PROFESI
    Prinsip-prinsip umum yang dirumuskan dalam suatu profesi akan berbeda satu dengan yang lainnya. Hal ini disebabkan perbedaan adat, kebiasaan, kebudayaan, dan peranan tenaga ahli profesi yang didefinisikan dalam suatu negar tidak sama.
    Adapun yang menjadi tujuan pokok dari rumusan etika yang dituangkan dalam kode etik (Code of conduct)  profesi adalah:
    1. Standar-standar etika menjelaskan dan menetapkan tanggung jawab terhadap klien, institusi, dan masyarakat pada umumnya
    2. Standar-standar etika membantu tenaga ahli profesi dalam menentukan apa yang harus mereka perbuat kalau mereka
    3. perbuat kalau mereka menghadapi dilema-dilema etika dalam pekerjaan
    4. Standar-standar etika membiarkan profesi menjaga reputasi atau nama dan fungsi-fungsi profesi dalam masyarakat melawan kelakuan-kelakuan yang jahat dari anggota-anggota tertentu
    5. Standar-standar etika mencerminkan / membayangkan pengharapan moral-moral dari komunitas, dengan demikian standar-standar etika menjamin bahwa para anggota profesi akan menaati kitab UU etika (kode etik) profesi dalam pelayanannya
    6. Standar-standar etika merupakan dasar untuk menjaga kelakuan dan integritas atau kejujuran dari tenaga ahli profesi
    7. Perlu diketahui bahwa kode etik profesi adalah tidak sama dengan hukum (atau undang-undang). Seorang ahli profesi yang melanggar kode etik profesi akan menerima sangsi atau denda dari induk organisasi profesinya. Sumber : amutiara.staff.gunadarma.ac.id/PENGERTIAN+ETIKA.doc

  • Kamis, 15 Januari 2015

    Tulisan Individu ( Pengantar Telematika )

    Tiap tahun jumlah pengguna internet di dunia meningkat pesat dan diiringin dengan perkembangan teknologi
    Yang mendampinginnya (Baca:Daftar Jumlah Pengguna Internet Dunia 1995-2008.) Peningkatan ini terjadi karena internet memiliki pengaruh yang besar terhadap perkembangan dan penyebaran ilmu pengetahuan, sains, informasi up to date, relasi (situs jejaring), hingga ekonomi, bisnis, politik dan religi. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian sangat kecil melalui pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet atau lebih dikenal e-commerce.
    Besarnya pengaruh (sisi positif) internet membuat negara-negara maju berlomba memperbesar infrastruktur, jaringan dan teknologi internet. Bagi pemerintah bersama stakeholder (provider/operator) negara-negara maju, mereka telah memperbesar kecepatan internet hingga angka fantastis bila dibanding dengan negara seperti Indonesia. Adalah negara Korea Selatan yang menjadi negara dengan akses internet tercepat, yang disusul Jepang.
    Berikut 12 Negara (Wilayah) dengan kecepatan Internet tertinggi
    Rank
    Negara
    Kecepatan Akses
    1
    Korea Selatan
    21,71 Mb/s
    2
    Jepang
    16.00 Mb/s
    3
    Aland Island
    15.02 Mb/s
    4
    Lithuania
    13.44 Mb/s
    5
    Latvia
    13.35 Mb/s
    6
    Swedia
    13.26 Mb/s
    7
    Romania
    12.85 Mb/s
    8
    Belanda
    12.32 Mb/s
    9
    Bulgaria
    12.02 Mb/s
    10
    Republik Moldova
    10.00 Mb/s
    11
    Hong Kong (China)
    9.52 Mb/s
    12
    Slovakia
    8.92 Mb/s
    28
    Amerika Serikat
    5.1 Mb/s (Update)
    138
    Indonesia
    1.21 Mb/s
    Sumber : Speedtest (Update 14 Okt 2009)
    Tabel diatas menunjukkan kecepatan rata-rata akses internet yang berhasil diolah oleh speedtest.net.  Dari kecepatan tersebut, maka waktu rata-rata untuk mengakses sebuah situs di Korea atau Jepang hanya dibutuh waktu hitungan detik. Hal yang berbeda dengan Indonesia, yang membutuh waktu beberapa detik hingga belasan bahkan puluhan detik.
    Internet di Indonesia : Sudah Lemot, Mahal Pula
    Kecepatan yang Lemot
    Dari data kecepatan internet dunia, maka kecepatan internet di Indonesia termasuk yang cukup buruk dibanding dengan negara-negara dunia, bahkan di Asia. Dari sekitar 200-an  negara + wilayah negara khusus (seperti Hongkong, Macau), Indonesia berada diposisi ke-138 dalam kategori kecepatan akses (khususnya download) internet. Kecepatan internet Indonesia jauh dibawah Korea Selatan, Jepang, Hongkong, China dan Singapura.
    Ketika kecepatan akses internet di Jepang mencapai belasan hingga puluhan Mbps, kecepatan internet Indonesia hanya mencapai ratusan kbps saja. Angka kecil itupun kebanyakan diperoleh melalui fasilitas umum seperti warnet, cybercafe, hotspot, kampus atau kantor. Dan sejak ‘demam facebook’ menyerang Indonesia, fasilitas blackberry, iphone, atau ponsel internetan menjadi salah satu sarana pendongkrak aksesbilitas internet di Indonesia.
    Sebagai perbandingan, saya akan tampilkan kecepatan akses internet di Indonesia dibanding Jepang. Data ini saya peroleh dari sharing rekan-rekan kaskuser Indonesia yang berada di Jepang.
    Berikut adalah kecepatan internet di Jepang (rekan-rekan Kaskus’ers di Jepang).
    Sampling Kecepatan Internet di Jepang
    KKDI Corporation
    NTT Communications
    Chugoku Shikoku Internet
    SoftbankBB Corp
    Bandingkan dengan kecepatan internet di Indonesia.
    Sampling Kecepatan Internet di Indonesia
    Internet Smart Paket Biasa
    Telkom Speedy
    Indosat 3G
    Dari dua tabel di atas, kita tentu cukup ‘iri’ melihat kecepatan akses internet di Jepang. Dan mungkin…..orang Jepang juga cukup ‘iri’ dengan kesabaran orang Indonesia dalam mengakses internet. Lalu, apakah dengan kecepatan akses yang begitu di Jepang berimplikasi pada tingginya biaya internetan-nya?
    Sudah Lemot, Mahal Pula
    Para netter Indonesia saat ini dan mungkin beberapa tahun lagi masih cukup malang. Selain kecepatan yang cukup lemot, ternyata biaya layanan internet di Indonesia cukup mahal. Dengan kecepatan rata-rata 256 kbps, para pengguna internet Indonesia harus membayar sekitar Rp 150.000 per bulan (asumsi kuota internet unlimited). Ini  berarti biaya akses internet Indonesia Rp 585.000/Mbps/bulan. Bagaimana dengan Jepang?
    Dengan menikmati kecepatan rata-rata 15 Mbps, netter Jepang hanya merogoh sekitar 5000-6000 yen per bulan atau sekitar Rp 450.000 hingga Rp 550.000 per bulan. Angka ini sama dengan Rp 33.000/Mbps/bulan. Dari angka absolut saja, biaya internet Indonesia 17 kali lebih mahal dibanding Jepang. Ini belum dihitung daya beli masyarakat Jepang yang sangat tinggi.
    Dengan memperhitung daya beli masyarakat Jepang dan income per capitanya terhadap Indonesia, maka perbandingan biaya internet terhadap layanan Indonesia memang sangat buruk. Dengan income per kapita 16 kali lebih besar daripada penduduk Indonesia, orang Jepang menikmati akses internet sekitar 1/250 lebih murah dengan Indonesia. Angka ini berasal dari hitungan kasar saya : Biaya per Mbps/bulan X perbandingan income perkapita (17×16=272, dan saya bulatkan 250 kali). Jadi, biaya internet Indonesia sekitar 250 kali lebih mahal dibanding Jepang.
    Rakyat Harus Bicara dan Melek
    Buruknya layanan internet di Indonesia harus disadari oleh rakyat Indonesia. Rakyat Indonesia harus melek informasi bahwa rakyat kita masih sangat sulit untuk mendapat informasi. Sudah sulit, mahal pula. Itulah informasi yang harus masyarakat tahu. Jika masyarakat tidak tahu, maka pemerintah + stakeholder akan ongkang-angking membiarkan masyarakat kesulitan akses internet. Sistem tarif internet kita saat ini, sama dengan kasus perbandingan tarif telekomunikasi  2004 vs 2009. Yang mana sebelum tahun  2006, tarif telekomunikasi kita sangat tinggi. Dengan prediksi yang sama, maka dalam waktu 3-5 tahun kedepan, tarif internet semestinya sudah turun hingga 90%.
    Sistem monopoli (sudah berkurang), minimnya konten/server lokal (dalam negeri) merupakan dua faktor utama yang menyebabkan “lemot”-nya layanan internet kita. Faktor penyebab lain adalah jaringan back-bone di Indonesia yang masih terbatas. Khusus faktor ke-2 yakni konten/server lokal harus menjadi perhatian kita bersama. Mayoritas akses internet di Indonesia tertuju pada konten atau server-server yang berada di Amerika, dan ini menyebabkan bandwith kita banyak tersedot ke Amerika. Sedangkan harga bandwith itu sendiri cukuplah mahal. Hal ini hanya bisa kita tekan dan atasi dengan menggalakkan server lokal. Jadi, jika anda memiliki Website, Webblog, atau sejenisnya, sebaiknya memilih hosting yang servernya berada di Indonesia. Cara ini akan mempercepat akses internet kita, setidaknya mengurangi routine sistem internet yang jaring- berjaring.


    Puluhan tahun Jonathan Limbong Parapak, 55 tahun, membuktikan diri sebagai profesional yang tangguh dengan membangun Indosat, perusahaan telekomunikasi Indonesia terkemuka, sejak tahun 1969. Hidupnya selalu penuh tantangan, dan berkelok ibarat kabel telepon. "Selama hidup saya ditakdirkan sebagai pengabdi masyarakat. Jadi tidak boleh mengeluh. Saya jalani hidup ini, ibaratnya seperti bentangan kabel telepon yang menelesuri pelosok Indonesia, " kata lelaki kelahiran Rantepeo, sebuah desa di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, yang mengaku daerahnya masih sulit dijangkau hubungan komunikasi ke luar.


    Melihat kondisi desanya tersebut, jadilah Jonathan bertekad untuk menguasai bidang telekomunikasi. Selepas SMA, dan pernah mencoba di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Ujungpandang -- tapi tidak selesai -- ayah tiga orang anak ini langsung mendaftarkan diri di Universitas Tasmania, Australia dan mengambil jurusan telekomunikasi. Tamat sarjana muda di universitas yang sama, Jonatahan mendaftarkan diri ke bidang komunikasi untuk mengambil gelar sarjana. Untuk menambah ilmu, dia mengikuti kursus eksekutif di University Syracuse.
    Memulai karir awalnya sebagai staf PT Indosat pada tahun 1969, sebelas tahun kemudian berkat prestasi kerjanya, dia duduk sebagai direktur utama PT Indosat. "Sayalah yang pertama kali menciptakan sistem manajemen solid BUMN di Indosat. Itu membuah hasil, Indosat dipilih sebagai perusahaan go public pertama di Indonesia," tutur lelaki yang sering berpenampilan rapi dan suka senyum ini penuh kebanggaan.
    Berkat kemampuan menguasai telekomunikasi, akhirnya, pada tanggal 15 Februari 1991 nama Jonathan bergerak masuk ke dalam jajaran pemerintahan. Dia ditugasi sebagai Sekjen Deparpostel. Di sini kiprah Jonathan terlihat. Dia terlibat dalam gebrakan pertelekomunikasian di jalur telepon seluler yang melahirkan begitu banyak model seperti GSM, PHS, DCS, dan masih banyak lagi.
    Dan pada akhir Mei 1997 lalu, dosen Fakultas Teknik Universitas Indonesia ini mulai berkomentar tentang internet, alat komunikasi tanpa batas negara yang meruntuhkan berbagai halangan komunikasi itu. "Penyebaran informasi yang pornografi dan berita yang menyudutkan negara, ancamannya jelas dijerat KUHP," ucapnya. Artinya, sepanjang tidak menyebarkan pornografi dan fitnah kepada negara, maka pemberi jasa informasi di internet di Indonesia tak perlu merasa khawatir. "Selama ini deparpostel hanya mengawasi perteknologiannya saja, lainnya itu tidak," katanya menambahkan.
    Ditemui Hani Pudjiarti dari TEMPO Interaktif, di kantornya, di Medan Merdeka Barat Jakarta, tokoh yang laris diundang seminar tentang internet dan pertelekomunikasian ini berbincang panjang. Berikut petikannya :
    Bagaimana Anda melihat perkembangan telekomunikasi Indonesia menjelang abad 21 nanti?
    Tahun 2000 tinggal dua setengah tahun lagi. Untuk menghadapinya telekomunikasi Indonesia mencanangkan telkom Nusantara T-21. Artinya, untuk mencapai tingkat dunia penyelenggaraannya sudah harus dilihat kualitas layanan dan kinerjanya. Pencanangan Nusantara T-21 ini dianggap perlu karena bangsa Indonesia akan memasuki abad 21 dengan visi yang sangat jelas unuk pertekomunikasian. Di sini, kita mencoba menggambarkan pengenalan jaringan dan sistem informasi yang tergelar global menyambut tahun 2000 nanti. Itu dibarengi kondisi pembangunan infrastruktur yang sudah ada, seperti jalan-jalan, sistem informasi yang canggih berpita lebar untuk menyalurkan kepentingan informasi. Bahkan di pulau Jawa dan kepulauan lainnya sudah dibangun yang namanya serat optik secara merata.
    Apalagi yang direncanakan?
    Memasuki tahun 2000 nanti selain serat optik, ada mikro radio yang menggunakan satelit yang lebih luas. Sekarang Palapa C-nya sudah hadir, Telkom 1 akan diluncurkan, tinggal merancang acces action multi medianya. Belum lagi telepon seluler yang menerapkan Global System for Mobile Comunication (GSM), Personal Handphone System (PHS), Personal Communication System (PCS), dan Digital Celuler System (DCS) dan hubungan lainnya. Dengan sistem itu biaya operasi lebih irit. Intinya, harapan di abad 21 nanti, paling tidak masyarakat ibukota sampai ke tingkat kecamatan sudah bisa mengakses informasi dengan mudah. Di kecamatan bila perlu ada delivery down load untuk kecepatan tinggi sekitar 2 megabyte yang dilalui oleh multi media. Singkatnya cita-cita kita memasuki abad 21 nanti, seluruh masyarakat Indonesia dari berbagai penjuru dapat mengakses jaringan multimedia seperti teman-temannya di seluruh Indonesia.
    Mengapa Anda yakin sekali Indonesia sudah siap menghadapi abad 21 telekomunikasi?
    Perencanaannya sudah on paper, pembangunan proyek sudah jalan. Pada Repelita VI kemarin direncanakan ada 5 juta satuan sambungan, tapi terpasang sekitar 8 juta sambungan. Ini menunjukan pembangunan Indonesia akseleratif dan mempercepat kita bisa segera memasuki abad 21 nanti. Pasti banyak orang mengatakan ini sekedar karangan saja, padahal inilah target sesungguhnya dan sudah mulai kita lakukan dengan penggunaan teknologi sebagai tempat informasi. Itu sudah didemonstrasikan di beberapa daerah. Bahkan sebelum pemilu kemarin dipakai jaringan express connection, pelayanan komunikasi cepat seperti telepon. Alat ini bisa dipasang kurang dari seminggu secara cepat untuk menghubungkan daerah pedalaman mengenai informasi. Ini sudah terjadi Irian dan pelosok daerah Indonesia.
    Mengapa tarif pulsa di Indonesia sangat mahal, padahal kita mempunyai satelit sendiri?
    Sekarang tarif pulsa Indonesia sekitar 115 rupiah per pulsa, bila dikurs dalam dollar maka itu hanya sekitar 5 sen dollar saja. Di mana ada tarif pulsa semurah itu. Jadi, lihat perspektifnya dulu, jangan langsung menunding. Kadang orang membandingkan dengan Singapura mengenai tarif sambungan langsung jarak jauh (SLJJ). Coba Singapura negerinya 'kan kota, sementara Indonesia dari Aceh sampai Irian harus melalui SLJJ. Indonesia jangan membandingkan dengan Amerika, negara super maju. Kapasitas beli sentral Indonesia saja mungkin baru sekitar 10 juta dollar dengan kapasitas sekitar 10 ribu satuan sambungan. Di Amerika barangkali 10 juta sudah mendapat sepuluh kali lipat satuan sambungan. Jadi itulah perspektifnya, jangan terus membandingkan dengan seenaknyai terhadap negara lain.
    Tetapi mengapa beberapa negara Asean yang meminjam satelit dari Indonesia justru bisa menekan dan memberi tarif lebih murah dibanding Indonesia?
    Oh, itu tidak ada kaitannya dengan satelit. Satelit ke atas, kalau ini 'kan kabel kawat. Sekarang di Jakarta, untuk menggali itu memakai radio listrik. Saat ini banyak teknologi yang menggunakan itu, jadi tidak benar bila anggapan kita punya satelit sendiri jadi lebih mahal. Padahal pembiayaannya banyak terserap digalian kawat kabel. Melihat pertelekomunikasian ini harus totalitas. Misalnya telepon seluler dulu ada yang mengatakan mahal tetapi bila melihat orang di luar negeri bayarnya 50 sen dollar per menit, berarti Indonesialah barang kali seperempat beban pulsa negara-negara maju.
    Kadang orang sering mempersoalkan tarif sambungan pemasangan baru dikaitkan dengan satelit. Justru sekarang pemerintah menetapkan tarif maksimum supaya di lapangan berjalan baik, maka diberikan diskon. Bila pemakainya banyak dikasih gratis tidak mungkin, paling diberikan kemurahan saja.
    Bagaimana biaya sewa satelit?
    Soal sewa satelit sama saja, bahkan kita lebih murah dari luar negeri karena punya sendiri. Salah kaparah bila melihat satelit dan mengatakan pulsa kita mahal. Soal tarif 'kan harus dilihat totalitasnya, mulai biaya penggalian, pemasangan, sampai perbaikan. Di Indonesia polanya sudah kita miliki, dan itu sangat membantu tempat yang kurang mampu.
    Ada anggapan pemakai telepon tertinggi di Indonesia hanya sekitar 2 juta orang, jadi biaya pulsa SLJJ tinggi?
    Saya berikan contoh pemakaian Saluran Langsung Internasional (SLI) yang ke luar negeri tidak banyak hanya sekitar 400 - 5000 ribu dari seluruh Indonesia, sedangkan total telepon yang terpasang 5 juta. Itu berarti sekitar 10 persen. Bila tarif itu dikatakan mahal ya tidak. Justru mengapa ada perbedaan tarif , supaya bisa dikenakan tarif setengah pembayaran. Coba saja bila diambil rata-rata 50 sen dollar per menit, sekarang saja ke Irian dengan kondisi setengah sen ini saya yakin masih bisa diturunkan. Karena teknologi satelit lebih maju. Tetapi tidak seluruh perangkat telekomunikasi melalui satelit, masih ada kabel dengan investasi jangka pendek dan jangka panjang yang tidak semudah dibayangkan. Bila dikatakan kemahalan ya itu karena secara sepintas. Tapi kalau dilihat secara keseluruhan, belum tentu mahal tarif telepon kita.
    Sekarang perkembangan telepon seluler banyak ragamnya, menurut Anda?
    Ya, supaya murah. Dulu 'kan mahal sekali karena hanya satu sistem. Sekarang ini penggunanya masih sedikit, jumlahnya baru 800 ribu. Dan ada yang mengatakan pasaran potensialnya 12 juta ke atas. Kemungkinannya masih banyak sekali untuk dimanfaatkan, tetapi dilain pihak bisa membantu fasilitas akses.
    Apa untung ruginya?
    Banyak keuntungan dan kerugiannya. Masalah penyelenggaraan teknologinya juga berbeda-beda. Untuk pertama kali, dulu teknologi Indonesia memakai MT 450. Secara teknologi karena frekwensi yang dipakainya rendah bisa menjangkau jauh, jadi banyak dipakai disekitar jalan tol. Lalu ada multi comunication (MC) yang analognya bisa dengan teknologi American system. Barulah kemudian muncul Global System for Mobile Comunication (GSM). Semua ini menempati frekwensi yang terbatas, dan memang harus disesuaikan teknologinya. Juga harus disesuaikan dengan perkembangan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas frekwensi yang sama dengan jumlah satuan sambungan. Jadi secara umum sistem ini banyak manfaatnya. Memang betul nantinya satu keluarga banyak mempergunakan macam model tergantung pilihan masing-masing. Justru dengan mempergunakan beberapa pilihan akan baik , yang penting administrasi dengan sistim komputernya berjalan lebih baik.
    Dengan hadirnya ponsel yang beragam, bagaimana dengan tarif pulsa yang masih mahal?
    Oh, tidak. Malah kemarin ini kita turunkan tarifnya. Ternyata banyak pengguna senang.
    Dapatkah Indonesia bersaing dengan usaha sejenis seperti AT & T dari Amerika?
    Tergantung bersaingnya bagaimana. Ngapain sekarang kita pusing harus bersaing dengan Amerika, misalnya. Secara terbuka boleh saja kita masuk ke sana, tetapi 'kan sekarang ladang dalam negeri masih banyak. Biar saja perusahaan go public seperti Indosat berperan, bahkan kabarnya Indosat sudah punya badan usaha di Amerika dan Jepang.
    Bagaimana dengan sumber daya manusia telekomunikasi Indonesia ?
    Nah, itu dalam pengawasaan dan pembinaan terus, suapaya kualitasnya ditingkatkan secepat mungkin. Barangkali salah satunya pemberian kesempatan orang-orang muda di sektor telekomunikasi itu. Lihat saja di Indosat, PT Telkom menempatkan jajaran direktur kaum muda dengan rata- rata usia antara 33- 37 tahun. Buat saya adalah penting bagi kaum muda diberi kesempatan, kepercayaan, dengan modal pendidikan yang bisa menjalin hubungan kerja dengan instansi dalam dan luar negeri.
    Bagaimana Anda melihat peluang internet sebagai pengembangan teknologi yang kini makin marak di Indonesia?
    Internet pada intinya adalah pertukaran informasi. Karena itu juga bisa dipergunakan oleh swasta, jadi mempermudah untuk e-mail, akses, dan kemudahan akses transaksi bisnis. Lewat internet maupun jaringan komunikasi biasa banyak sekali transaksi yang secara elektronis diperkenalkan. Misalnya diperkenalkan cybernomics, cyberspace, dan kami akan terus meningkatkan kualitasnya. Sekarang ini terkesan agak lamban.
    Ini sebagai suatu sistim permulaan globalisasi jaringan informasi, tetapi 'kan perlu diwaspadai. Yang namanya informasi di dalam masyarakat ada saja yang menyebarkan bisik-bisik tidak menguntungkan. Kekhawatiran ini meliputi kalangan dewasa pemakai internet. Karena di internet sangat mudah mendapatkan gambar pornografi dan berita-berita yang menyudutkan.
    Apakah internet dianggap sesuatu yang membahayakan dan bagaimana dengan pengawasannya?
    Sekarang sudah diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) bila terjadi pelanggaran yang dengan sengaja menyebarkan pornografi dan pemberitaan yang menyudutkan, jerat saja dengan aturan itu. Logikanya, jika ada kesalahan ajukan ke kepolisian, dan diproses secara hukum. Selama tertib hukum silakan saja, jangan dianggap ancaman yang membahayakan. Menyebarkan informasi akurat ada manfaatnya buat masyarakat, masa harus dilarang.
    Di internet penyebaran informasi kan begitu bebas dan terbuka, apakah ada sangsi hukumnya?
    Kalau bukan berita membahayakan ngapain mesti ditakuti, arus informasi teknologi 'kan bisa dilihat secara proporsional. Mengapa harus bersemangat ribut-ribut. Manfaatkanlah sebaik-baik penggunaan teknologi ini, bukan saling mencari kambing hitam. Di Indonesia pengguna internet masih terbatas, belum luas, jadi masyarakat menengah ke bawah masih percaya media cetak dan televisi. Untuk perkembangan internet masa mendatang bisa saja diharapkan sebagai media informasi alternatif.
    Jadi internet tak bisa diatur oleh Departemen Penerangan, misalnya?
    Nggak ada urusannya, ini jalur teknologi. Secara materi pers memang dikontrol Deppen. Tetapi Deparpostel hanya mengawasi teknologinya saja, mengenai materi terserah Deppen mau atur atau tidak. Kami tidak berkepentingan selama pemberitaannya berguna untuk masyarakat luas. Selama ini yang memungkinkan aksesnya besar dan masih dicari orang sampai di internet ya CNN, dengan alasan lengkap dan aman.
    Jadi Deparpostel menganggap internet adalah media global yang tak perlu diawasi dengan ketat?
    Karena masing-masing lembaga sudah punya perundangan masing-masing. Setiap pemakai internet 'kan harus bayar. Maka kegunaan untuk mendapatkan makalah, paper ceramah-ceramah paper bagi para peneliti, atau akademisi, dan pelaku bisnis, politik, lebih berguna. Deparpostel hanya punya kewajiban mengawasi unsur teknologinya yaitu internet, lain itu tidak ada campur tangan.
    Copyright © PDAT



    Tugas Individu ( Pengantar Telematika )

    1 . Mengenai Gangguan Telematika :

    • Noise adalah suatu sinyal gangguan yang bersifat akustik (suara), elektris, maupun elektronis yang hadir dalam suatu sistem (rangkaian listrik/ elektronika) dalam bentuk gangguan yang buku merupakan sinyal yang diinginkan.
    • Flooding adalah teknologi informasi yang mengacu kepada salah satu jenis serangan Denial-of-service yang menggunakan paket-paket SYN. Denial of Service (DoS) merupakan serangan dimana suatu pihak mengekploitasi aspek dari suite Internet Protocol untuk menghalangi akses pihak yang berhak atas informasi atau sistem yang diserang.
    • Virus adalah sebuah program komputer yang dapat menggandakan dirinya secara sendiri dalam sistem komputer. Sebuah worm dapat menggandakan dirinya dengan memanfaatkan jaringan (LAN/WAN/Internet) tanpa perlu campur tangan dari user itu sendiri.
    • Sniffer adalah sebuah device penyadapan komunikasi jaringan komputer dengan memanfaatkan mode premicious pada ethernet.
    • Interruption adalah suatu aset dari suatu sistem diserang sehingga menjadi tidak tersedia atau tidak dapat dipakai oleh yang berwenang. Contohnya adalah perusakan/modifikasi terhadap piranti keras atau saluran jaringan. 
    • Interception adalah suatu pihak yang tidak berwenang mendapatkan akses pada suatu aset. Pihak yang dimaksud bisa berupa orang, program, atau sistem yang lain. Contohnya adalah penyadapan terhadap data dalam suatu jaringan.
    • Modification adalah suatu pihak yang tidak berwenang dapat melakukan perubahan terhadap suatu aset. Contohnya adalah perubahan nilai pada file data, modifikasi program sehingga berjalan dengan tidak semestinya, dan modifikasi pesan yang sedang ditransmisikan dalam jaringan.
    • Fabrication adalah suatu pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu ke dalam sistem. Contohnya adalah pengiriman pesan palsu kepada orang lain

    2. Pengamanan data dalam telematika :
    Contoh metode untuk pengamanan terhadap layanan telematika (Jaringan Komputer) salah satu yaitu dengan cara Autentikasi (Pengenalan).
    Autentikasi yaitu proses pengenalan peralatan, system operasi, kegiatan, aplikasi dan identitas user yang terhubung dengan jaringan computer. Autentikasi dimulai pada saat user login ke jaringan dengan cara memasukkan password.
    Contoh:
    Pada penggunaan e-mail, dimana seorang user dalam pengaksesan e-mailnya harus memasukan username dan password terlebih dahulu.
    Tahapan Autentikasi:
    1.      Autentikasi untuk mengetahui lokasi dari peralatan pada suatu simpul jaringan (data link layer dan network layer).
    2.      Autentikasi untuk mengenal sistem operasi yang terhubung ke jaringan (transport layer)
    3.      Autentikasi untuk mengetahui fungsi/proses yang sedang terjadi di suatu simpul jaringan (session dan presentation layer)
    4.      Autentikasi untuk mengenali user dan aplikasi yang digunakan (application layer)

    Sumber: